Ketika Ilmu Semakin Bertambah

tumpukan-bukuSemisal kita adalah warga sebuah desa, dan sudah tinggal di situ bertahun-tahun. Serta hafal semua jalan-jalan desa, hafal letak-letak rumah tetangga, dan lain sebagainya. Maka keilmuan kita atau pengetahuan kita seputar desa pasti sudah menguasai, kita merasa lebih tahu desa yang kita tinggali dari pada orang-orang yang berusia di bawah kita. Kemudian kita yang menganggap diri kita ini tahu seluk-beluk seputar desa, pergi merantau ke ibukota Jakarta. Ketika masih di desa, berjalan menyusuri rumah-rumah tetangga, jalan-jalan desa, kita seolah sudah yang paling tahu soal desa. Namun ketika keluar sedikit dari area desa, sampai kabupaten katakanlah, maka apa kira-kira yang terjadi? Hmm… ternyata banyak sekali jalan-jalan asing yang belum kita lalui, banyak rumah-rumah lebih megah yang belum kita lihat, banyak rambu-rambu lalu lintas yang jarang kita jumpai. Lanjut membaca

Libur yang Tak Lebur

Vacation-prep-essentialsMembuka kembali memori-memori kala itu. Ketika masih menjadi a-be-ge. Masa-masa yang penuh keseruan menjadi penuntut ilmu. Yang kadang nakal, yang kadang nurut. Semua itu, bagian dari episode-episode kehidupan yang penuh liku. Terkadang, kenakalan usia segitu bisa dimaklumi, jika masih dalam koridor pencarian jati diri. Terkadang, jika kenakalan itu melebihi batas, ya memang harus diingatkan dan diingatkan. Lanjut membaca