3 Juz Sekali Duduk, Muhammad Khoirul Umam

15095651_330061647364323_7165797183582993117_n

Mumpung masih anget prestasi yang satu ini. Prestasi dari anak baru gede yang cinta dengan Al-Qur’an. Mengisi hari-harinya dengan membaca ayat-ayat Al-Qur’an, menghafalnya, menyetorkan hafalannya, memurojaah hafalannya. Prestasi anak baru gede, yang jika ayahanda dan ibundanya hadir dalam ujian 3 juz sekali duduk ini, pasti pipi mereka akan basah dengan air mata bahagia. Melihat sang putra bisa seperti itu, menyetorkan hafalan 3 juz dengan lancar, seolah-olah sudah hafal di luar kepala. Allahu akbar. Lanjut membaca

Semua itu bukan MUSIBAH, namun ANUGERAH

Muhammad Ulinnuha

Muhammad Ulinnuha

Berawal dari status kelulusanku dari SMP N 1 Grabag di tahun 2012, aku berniat untuk melanjutkan pendidikan di jenjang yang lebih tinggi. Saat itu ada keinginan untuk mendaftar di sekolah yang terletak di kota. Namun, apa daya saat orang tua tidak mengizinkannya. Aku tahu, bukan tanpa alasan orangtua melarangku untuk melanjutkan sekolah di kota, hingga pada akhirnya aku di daftarkan di sekolahku saat ini. Lanjut membaca

Masa Depan Suram

Masa depan suram! Itulah kata-kata yang ada dalam benakku tentang pondok pesantren. Berawal dari kelulusanku di SMP pada tahun 2007, Abah menyuruhku untuk melanjutkan di sebuah pondok pesantren di sebuah pondok di Solo. Seiring berjalannya waktu, tidak terasa aku sudah hidup di pondok selama 2 tahun. Namun, aku merasa berada di pondok pesantren tidak memberikan hasil yang memuaskan. Lalu aku memutuskan untuk pindah dari pondok tersebut. Abah mengizinkan pindah, tetapi dengan syarat tetap melanjutkan di pondok, yaitu SMA AL-I’TISHOM. SMA AL-I’TISHOM adalah pondok yang dirintis oleh Abahku sendiri, beliau bernama KH. Zaenal Mustofa Idris.

Lanjut membaca